Penyerang Brazil dan Flamengo Gabriel “Gabigol” Barbosa telah meminta maaf setelah ketangkap sedang berada di sebuah aula perjudian ilegal di Sao Paulo selama penggerebekan polisi.

Petugas dipanggil Minggu dini hari setelah laporan sebuah pesta diadakan di sebuah properti di selatan ibu kota Brasil.

Perjudian ilegal di negara itu dan pertemuan itu juga melanggar aturan lockdown karena pandemi virus corona.

Barbosa, 24, berbicara dengan petugas di tempat itu dan dibawa ke kantor polisi sebelum diizinkan pergi.

“Saya mengakui telah bersikap kurang peka” kata Barbosa kepada Globoesporte tak lama setelah dibebaskan. “Saya minta maaf kepada fans Flamengo, untuk semua anak di Brazil yang menjadi fans saya, kepada orang-orang di Sao Paulo karena saya memang salah.”

“Saya tidak punya kebiasaan bermain. Satu-satunya hal yang saya mainkan adalah video game. Saya bukan orang yang muncul dalam cerita seperti ini, saya juga bukan tipe pria yang bisa melanggar lockdown. Saya selalu berada di rumah selama ini. Dan kemarin itu adalah hari terakhir liburanku.

“Saya bertemu dengan teman-teman dan kami menghabiskan waktu makan bersama. Seharusnya saya tahu bahwa itu bukan tempat yang ideal bagi saya. Saya selalu memakai masker, saya membawa sanitiser. Tapi nyatanya saya melakukan kesalahan, saya minta maaf. Tentunya Saya ini masih sangat muda dan menyadari akan membuat beberapa kesalahan. Saya masih harus banyak belajar lagi dan memperbaiki diri saya.”

Gabigol membantah informasi yang mengatakan dirinya bersembunyi bawah meja ketika polisi tiba untuk melakukan penangkapan. Gabigol juga mengatakan dirinya secara penuh berkerjasama dengan para petugas saat kejadian tersebut.

“Kemudian saya menyadari setelah melihat terlalu banyak orang dari yang seharusnya, saya putuskan untuk pergi dari situ,” ujar Gabigol. “Saya sedang akan masuk lift untuk pergi dari situ ketika polisi tiba dan meminta semua orang untuk berbaring di lantai. Itu pengalaman yang menakutkan.”

“Saya bereaksi menurut kepada apa yang polisi perintahkan. Saya kemudian dibawa dalam sebuah ruangan oleh para petugas, mereka berbicara kepada saya, saya menjawab kepada mereka akan membantu dengan apa pun yang diperlukan.”

“Seandainya saya bersembunyi di bawah meja, saya tidak akan keluar seperti yang saya lakukan, dengan kepala terangkat tinggi. Saya masuk ke dalam mobil polisi ketika mereka meminta dan pergi ke kantor polisi untuk memberikan jawaban saya atas kejadian  tersebut.”

Lebih dari 275.000 orang telah meninggal di Brasil akibat pandemi covid19 dan Sao Paulo termasuk di antara kota-kota di negara itu yang memperketat pembatasan lockdown pada pekan lalu setelah adanya peningkatan kasus.

Gabibol bergabung dengan klub di Brazil Flamengo pada Januari 2020 pindah dari Inter Milan, mencetak 14 gol untuk membantu klub yang bermarkas di Rio de Janeiro itu mempertahankan gelar liga pada bulan Februari lalu. Adapun dirinya telah kembali berlatih dengan Flamengo pada hari Senin kemarin.

Leave a comment

Don`t copy text!