Poker Pro Luke Vrabel Kembali ke WSOP setelah Lama Diblacklist

Poker Pro Luke Vrabel Kembali ke WSOP setelah Lama Diblacklist

Luke Vrabel duduk dengan tenang di meja No. 678 di Pusat Acara Bally, kenakan T-shirt Iron Maiden hitam dan berpindah di antara mengobrol dengan sama-sama pemain dan melirik handphonenya.

Ia tidak mau lakukan suatu hal yang hendak mengundang perhatian yang tidak diharapkan.

Hiatus panjang

“Saya suka dapat kembali,” kata Vrabel. “Ini hebat.”

5 tahun lalu, Vrabel diskors dari World Seri of Poker dan semua sarana Caesars Pertunjukan susul pertikaian sepanjang acara Hold’em Tanpa Batasan “Colossus”.

Tetapi, ia dibolehkan panas musim ini oleh wapres WSOP Jack Effel saat sebelum diawalinya Kejuaraan Dunia Hold’em Tanpa Batasan Acara Khusus sebesar $ 10.000, dan ia tingkatkan jumlah chip saat acara masuk istirahat makan malam pada Hari 3.

Jack Effel
Jack Effel

Vrabel menampik untuk mengulas argumen larangannya, walau ia menulis mengenai hal tersebut dipublish di Facebook dan komune poker online twoplustwo.com di tahun 2017. Disamping itu, untuk mengonfirmasi apa yang terjadi, ia ada sebagai tamu di podcast “HighRollerRadioTV” di tahun 2017.

Menurut posting dan interviu Vrabel, pro poker dari West Hartford, Connecticut, disampaikan dicemooh oleh satu kelompok fans dengan 10 pemain sisa pada acara “Colossus” 2017 di Rio Convention Center.

Dalam adegan itu, Vrabel mengatakan jika ia minta direktur kompetisi untuk membekap beberapa simpatisan tapi dikasih tahu, “Mereka tidak lakukan kekeliruan. Duduklah dan bereskan.” Menurut interviu, olokan itu jadi berlebihan untuk Vrabel. Ia menekan direktur kompetisi untuk keluarkan beberapa fans.

Menurut Sisi 40-c dari ketentuan sah WSOP. “Seluruh pemain memiliki hak untuk menuntut kesopanan dan kebaikan dari keduanya setiap meja dan di semua tempat WSOP. Siapa saja yang melihat sikap yang tidak hormat, santun, atau kasar harus selekasnya memberitahu petinggi Kompetisi WSOP.”

Bentrokan dengan Staff WSOP

Saat interviu, Vrabel mengatakan jika WSOP panggil keamanan sesaat sesudah peristiwa itu, dan ia ialah orang pertama kali yang mengaku jika ia dapat mengusik dan bising di meja pada saat-saat tertentu.

Simak juga: Jonathan Duhamel Akhirnya Menang Atas Klaim Pajak Penghasilan Poker Kanada

Meskipun begitu, bukannya ditaruh di dekat pemirsa, ke-2 personil keamanan itu ditaruh di ke-2 segi Vrabel saat dia bermain.

Sesudah staff WSOP hentikan permainan dengan 9 pemain sisa, Vrabel mengeklaim jika ia bicara dengan direktur kompetisi, dan ke-2 nya bentrokan kembali. Direktur kompetisi menyebutkan Vrabel sebagai kecabulan, berdasar posting dan interviunya.

“Di sini saya berkompetisi untuk satu juta dolar. Selama ini, ini ialah sorotan paling besar dalam karier WSOP saya, dan pria ini memihak pada pemirsa,” Vrabel mempublikasikan di twoplustwo.com.
Esok harinya, Vrabel kembali lagi ke meja final, walau dia tersisih dari acara pada tempat ke-9 dan bawa pulang sekitaran $80.000. Kemudian, ia mengatakan jika ia tidak pernah bermain di WSOP kembali.

Larangan WSOP

Sama sesuai laporan yang tidak berdasarkan di twoplustwo.com, Vrabel diskors tidak lama sesudah acara sepanjang “Colossus” dan pengakuan seterusnya di sosial media dan interviu podcast mengenai hal tersebut.

Vrabel menjelaskan di hari Sabtu jika Nicholas Palma, seorang rekan, dan sama-sama pemain poker, sudah bicara dengan Effel pekan kemarin atas namanya untuk memperoleh penundaan diurungkan.

Ia jadi fokus perhatian di tahun 2011 sesudah memenangi Lamborghini dan nyaris $700.000 di kompetisi online PokerStars Sunday Million.

You Might Also Like

Leave a Reply